
Tips Melakukan Perjalanan Ibadah Haji dan Umroh
Bagi anda yang memiliki kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke tanah suci, di bawah ini terdapat cara melakukan perjalanan ibadah haji yang sangat mudah untuk di pelajai sehingga bisa membantu pelaksanaan ibadah haji dengan hikmat tanpa harus mengurangi kekhusu’an disana.
Persiapan Keberangkatan :
- Membaca dan mendalami lagi buku mengenai ibadah haji, jangan hanya membaca info yang didapatkan dari menasik haji atau bimbingan haji saja,
- Buku panduan haji yang diberikan dari departmen agama dibaca semua dan sangat tepat bila di baca di bulan puasa. Doa-doanya harus dihapal dengan baik sehingga jangan sampai baru dibaca ketika berada di tanah suci,
- Sesuatu yang menjadi keraguan dan pertanyaan seputar ibadah haji harus ditemukan jawabannya sebelum pergi ketanah suci karena yang ditakutkan anda akan mengalami silang pendapat atau bingung,
- Pembimbing haji hanya mendampingi haji di waktu tertentu saja, jadi selebihnya anda merencanakan kegiatan sendiri,
- Perbanyak shalat tahajud, dhuha,taubat,dan shalat lainnya supaya semua dosa dan aib ditutupi dan diampunkan di tanah suci,
- Menjaga stamina dan kesehatan,
- Tulislah wasiat bila perlu jika memang Allah mentakdirkan anda tak bisa ke tanah air lagi,
- Jangan membawa pakaian terlalu banyak dan bawalah kebutuhan seperlunya saja. Bila anda berniat ingin membawa oleh-oleh maka sedikit saja,
- Membawa obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masing-masing orang yang ingin pergi ke tanah suci,
- Menyiapkan uang real jauh-jauh hari
- Jangan lupa membawa sesuatu yang bisa mendokumentasikan diri anda di sana
Ketika di Tanah Suci
- Ikuti semua peraturan yang diarahkan pembimbing haji karena mereka lebih tahu kondisi disana,
- Jangan banyak istirahat karena tujuan pergi ke tanah suci ialah untuk beribadah. Banyaklah ibadah ke masjidil nabawi dan masjidil haram,
- Ketika di masjidil haram perbanyaklah ibadah baik yang sunat ataupun wajib,
- Pilihlah waktu yang tepat ketika akan ke masjid nabawi karena banyak jamaah yang kesana sehingg penuh sesak,
- Membawa selalu pecahan uang 1 real / lebih untuk memberi sedekah ketika berada di masjidil Haram dan Nabawi,
- Untuk kaum wanita, ada baiknya bila di dampingi oleh teman laki atau suami. Intinya jika anda berada di tempat yang memungkinkan akan ada orang yang berbuat jahat, maka sebaiknya jangan sendirian,
- Ingat dan perhatikan nama dan lokasi hotel sebagai tempat tinggal anda,memakai seragam nasional sehingga bila anda tersesat maka bisa dikenali.
- Bila anda mendapatkan sesuatu yang buruk maka banyaklah istighfar dan tobat kepada Allah,
- Disana budayakan antri,
- Bila anda mengalami beda pendapat maka jangan berdebat dan diperpanjang karena itu adalah godaan syaiton,
- Ketika anda berada di masjidil haram dan ingin ketoilet, maka jangan waktu shalat sudah dekat karena nantinya bisa terjebak shalat di lantai toilet karena pintu keluar tangga sudah ditutup oleh barisan orang yang shalat. Untuk itu kurangilah minum atau makan bila ingin ke masjid. Lebih baik bila anda makan dan minum pada saat pulang dan istirahat di hotel,
- Melakukan wisata ketempat-tempat yang sudah ditentukan secara bersama-sama karena kesempatan tak datang 2 kali, jadi jangan lewatkan kesempatan tersebut.
Saat Kepulangan
- Oleh-oleh ialah hal yang biasanya tak akan dilupakan. Jadi sebaiknya membawa oleh-oleh jangan berlebihan karena yang ditakutkan malah tak bisa di bawah pulang karena terlalu banyak dan keberatan,
- Anda bisa membeli emas di Madinah karena corak dan pilihannya bagus-bagus, sementara untuk kurma belilah di madinah juga karena kualitasnya lebih bagus,
- Janganlah membawa air zam-zam secara berlebihan, biasanya orang yang membawa air zam-zam berlebihan maka tak boleh di bawa sehingga akan terbengkalai di bandara King Abdul Aziz. Air zam-zam yang secara resmi untuk dibagikan ialah botol seukuran aqua besar dan biasanya akan di bagikan di bandara Soekarno Hatta atau pun di bandara King Abdul Aziz,
- Semua hal yang di bawa pulang sebaiknya diberi nama atau tanda pengenal sehingga mudah jika dilihat dari jauh dengan begitu proses pengambilan di tanah air akan cepat. Koper harus di ikat dengan aman, bila perlu barang selain koper harus diikatkan di koper supaya tak tercecer kemana-kemana,
- Ketika di bandara King Abdul Aziz haruslah sabar menunggu karena waktu tiba di bandara dan penerbangan pulang memiliki waktu yang lumayan panjang. Untuk itu haruslah bersabar karena keterlambatan sewaktu pulang sudah hal yang biasa jadi jangan menggumpat. Nikmati saja yang paling penting ialah anda bisa pulang ketanah air dengan selamat dan sehat.
Nah itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai cara melakukan perjalanan ibadah haji.Yang perlu anda ingat ialah bahwa pergi haji membutuhkan pengorbanan segala-galanya baik waktu, harta, tenaga dan perasaan. Pergi ibadah haji ialah capek, mahal dan tentunya dengan kesabaran yang tinggi. Jadi jangan sesudah pulang pengorbanan yang anda lakukan menjadi sia-sia. Banyak sekali rang yang antri demi bisa berangkat ke baitullah karena mungkin mereka lebih pantas dan lebih siap,
Jadi sebaiknya manfaatkanlah kesempatan tersebut karena kesempatan tidak datang dua kali.
Sekian dulu info tentang cara melakukan perjalanan ibadah haji yang bisa kami berikan. Semoga info ini bisa memberikan manfaat untuk anda yang kini sedang membutuhkannya. Untuk anda yang belum pernah melaksanakan haji, semoga saja cepat menyusul teman-teman yang ada di tanah suci. Aamiiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar